7 September 2016
ITCFB -- Sobat IT, salah satu hal yang paling menakutkan bagi para pengguna
komputer adalah serangan virus. Perkembangan virus komputer yang semakin
hari semakin pesat membuat produsen antivirus perlu bekerja ekstra
keras untuk memproduksi antivirus yang mampu melindungi komputer dari
serangan jahat tersebut. Namun, tahukah sobat apa saja ciri-ciri
komputer yang telah terinfeksi virus? Berikut ini penulis akan membahas
13 ciri-ciri umum komputer yang terinfeksi virus.
- Booting Windows Melambat
Pada saat Windows melakukan proses booting, secara normal Windows
akan mengeksekusi program-program yang telah terdaftar sebagai program
startup. Namun ketika virus telah menginfeksi fasilitas startup dari
Windows, secara otomatis Windows akan mengeksekusi virus pada proses
booting sehingga proses booting akan menjadi lebih lambat.
- Memori Komputer Penuh
Apabila Windows telah terinfeksi oleh virus, maka virus akan
menghabiskan memory (RAM) maupun hard disk. Akibatnya, Windows akan
kekurangan memori untuk melakukan proses secara normal sehingga Windows
akan berjalan lebih lambat dari biasanya. Selain itu, kapasitas hard
disk pun akan cepat penuh karena virus akan terus-menerus berkembang
biak dan membuat file-file baru.
- Komputer Sering Hang
Virus yang telah aktif akan mengganggu semua proses Windows dan
biasanya membuat proses-proses baru yang berjumlah sangat banyak,
sehingga membuat Windows mengalami crash atau hang.
- Koneksi Internet Melambat
Beberapa jenis virus hanya dapat bekerja dalam keadaan komputer
tersambung pada internet. Apabila komputer telah terhubung dengan
internet, secara otomatis virus tersebut mulai mengirimkan data yang
telah didapatkannya dari komputer korban menuju server virus. Proses
pengiriman data tersebut otomatis akan membuat traffic data internet
menjadi penuh sehingga menyebabkan koneksi internet melambat.
- Menu Folder Option Menghilang
Pada umumnya virus adalah file tersembunyi (hidden file), sehingga
virus sangat mudah untuk terus menginfeksi dan berkembang biak tanpa
diketahui oleh pengguna komputer. Salah satu cara untuk dapat
menampilkan file-file tersembunyi adalah dengan cara melakukan setting
pada Folder Option. Pada umumnya, para pembuat virus akan menonaktifkan
fasilitas Folder Option agar virus tetap tidak terdeteksi oleh pengguna
komputer.
- Task Manager Tidak Dapat Ditampilkan
Task manager merupakan salah satu fasilitas Windows yang berguna
untuk menampilkan semua proses yang sedang berjalan. Dengan cara
men-disable task manager, proses virus tidak akan bisa dinonaktifkan.
- Registry Editor (Regedit) Tidak Dapat Ditampilkan
Registry merupakan catatan tertulis dari setiap proses yang dilakukan
oleh Windows. Biasanya, virus akan memasukkan alamat file induk virus
dan file-file pendukungnya ke dalam Registry agar komputer dapat
menjalankan proses virus tersebut. Dengan cara men-disable Registry
Editor, virus tidak akan bisa dilacak keberadaannya.
- Hidden File Tidak Dapat Ditampilkan
Walaupun fasilitas folder option telah dapat diaktifkan, bukan suatu
jaminan bahwa hidden file dapat ditampilkan. Pada umumnya virus
menuliskan Registry yang bertujuan untuk menghilangkan pilihan “show
hidden file” sehingga file-file yang tersembunyi tetap tidak dapat
ditampilkan.
- Folder Menghilang
Pada komputer yang terinfeksi virus, biasanya folder yang telah kita
buat akan disembunyikan dan posisinya digantikan oleh file virus yang
icon dan namanya menyerupai nama folder yang kita miliki. Trik seperti
ini biasa dimanfaatkan virus untuk mempermudah perkembangbiakan virus di
komputer korban.
- Ekstensi File akan Disembunyikan
Untuk memperlengkap penyamaran, biasanya virus akan menyembunyikan
ekstensi file dan menggunakan icon layaknya file-file yang umum
digunakan, misalnya file Screen Saver, audio, dan lain-lain. Dengan cara
seperti ini, korban akan tertipu dengan icon yang umum tersebut, dan
akan dengan senang hati membuka file virus tersebut.
- Muncul Pesan-Pesan Aneh
Beberapa jenis virus akan memunculkan pesan-pesan aneh jika telah
menginfeksi komputer kita, entah itu berupa kotak dialog, gambar, atau
halaman web. Mungkin tujuan sang pembuat virus adalah untuk menunjukkan
eksistensi dirinya di komputer sang korban. Tidak jarang pesan-pesan
aneh ini mengakibatkan komputer berjalan dengan sangat lambat, bahkan
crash atau hang.
- Memasukkan file-File Tertentu ke dalam Media Penyimpanan
Salah satu media perantara perkembangbiakan virus adalah media
penyimpanan seperti flash disk atau disket. Biasanya, virus akan secara
otomatis memasukkan file induknya ke dalam media penyimpanan. Akibatnya,
jika media penyimpanan tersebut ditancapkan ke komputer lain, komputer
itu pun akan otomatis terserang virus yang telah tertanam di dalam media
penyimpanan tersebut.
- Mengirimkan Email Aneh
Media lain yang digunakan virus untuk berkembang biak adalah Email.
Bagi pengguna komputer yang mengintegrasikan Emailnya dengan aplikasi
Email Client seperti Windows Mail, Microsoft Outlook, Mozilla
Thunderbird, dan lain-lain, biasanya virus akan otomatis mengirimkan
Email ke daftar kontak yang tersimpan di buku alamat. Subjek Email yang
digunakan pun biasanya subjek yang menarik agar korban mau membuka Email
tersebut. Setelah Email tersebut dibuka, otomatis virus akan langsung
menginfeksi komputer tempat Email tersebut dibuka.
Nah, itulah beberapa ciri-ciri umum komputer yang terinfeksi virus.
Apakah sobat mengalami salah satu atau beberapa ciri-ciri di atas? Jika
ya, segeralah bersihkan virus yang bersarang di komputer sobat agar
kerusakan tidak menjadi lebih parah.